konser Lady Gaga yang akan di gelar pada 3 juni akhirnya batal, pembatalan ini terkait dengan keamanan sendiri, seperti yang kita tahu bahwa pro dan kontra konser Lady Gaga belum kunjung selesai hingga akhirnya berujung pembatalan konser Lady Gaga di indonesia.
sumber tempo(dot)co : Kabar kalau Lady Gaga membatalkan konsernya di Indonesia sepertinya menjadi kabar paling baik bagi Front Pembela Islam (FPI). Bahkan organisasi masyarakat (ormas) ini berencana menggelar syukuran tepat di tanggal konser Gaga dijadwalkan manggung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), yaitu 3 Juni 2012.
“Akan ada acara syukuran di Petamburan atas batalnya konser Lady Gaga. Tanggal 3 Juni,” kata Ketua DPD FPI Jakarta, Salim Alatas, ketika dihubungi Tempo, Ahad, 27 Mei 2012.
Menurut Salim, gagalnya konser sang diva pop ini tak lepas dari peran pemerintah. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada sejumlah pihak termasuk pemerintah, khususnya kepolisian, yang dianggapnya mendukung upaya menyelamatkan anak bangsa.
Demi memeriahkan acara syukuran ini Salim mengundang koleganya khususnya seluruh umat Islam yang mempunyai pendapat yang sama terkait dengan polemik konser Lady Gaga belakangan ini. “Semuanya kami undang ke Petamburan (markas FPI Jakarta),” kata dia.
Seperti diberitakan sebelumnya, konser Lady Gaga akhirnya benar-benar batal digelar di Indonesia Juni mendatang. Pihak promotor konser, Big Daddy, menyatakan pembatalan ini diputuskan langsung oleh pihak manajemen Lady Gaga.
“Jadi bukan Big Daddy yang membatalkan konser, alasannya sangat complicated,” kata pengacara Big Daddy, Minola Sebayang, dalam jumpa pers di Caffe Nutz Culture Senayan City.
Alasan utama pembatalan konser Born This Way Ball ini karena pihak manajemen Lady Gaga mempertimbangkan faktor keamanan jika konser jadi dilangsungkan. Baik keamanan Lady Gaga, kru, maupun manajemen Lady Gaga, termasuk keamanan para penonton atau fans Gaga yang biasa disebut little monsters.
sumber antaranews : Promotor konser Lady Gaga, Big Daddy, mengatakan konser Lady Gaga yang akan digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, 3 Juni dibatalkan.
Menurut Direktur Utama Big Daddy, Michael Rusli, kabar pembatalan tersebut baru diterima promotor Minggu (27/5) pagi dari manajemen Lady Gaga.
“Pihak Lady Gaga terakhir cancel baru pagi ini setelah pertimbangan beberapa hal, ini yang terbaik untuk individu-individu,” kata Michael saat jumpa pers di Jakarta, Minggu.
Kuasa hukum Big Daddy, Minola Sembayang, menjelaskan pihak manajemen Lady Gaga tidak ingin ada yang cedera baik dari pihak mereka maupun dari penonton menyusul ancaman-ancaman yang dilontarkan beberapa pihak. Alasan itu juga yang membuat pihak Lady Gaga membatalkan konser.
“Kalau soal kelengkapan perizinan sudah 95 persen terpenuhi. Dari peraturan hukum undang-undang perizinan itu sudah memungkinkan. Instasi terkait sebenarnya sudah memberikan support,” jelas Minola.
Menanggapi rumor lokasi konser Lady Gaga dipindah ke Bali, Michael menilai pemindahan lokasi tidak semudah itu mengingat logistik yang dibawa Lady Gaga ada sekitar 70 kontainer. Begitu pula dengan jumlah penonton yang berkisar 50 ribu orang.
“Di Indonesia belum ada gedung yang sebesar GBK,” kata Michael. Dia menolak mengungkapkan kerugian yang harus ditanggung.
Penyelenggara mengemukakan akan mengembalikan uang tiket 100 persen dan prosedur pengembalian tiket akan diumumkan pada Rabu 30 Mei.
(M047)







No Responses